Selasa, 12 Juni 2012

Selalu ada kesempatan buat kamu dan tidak pernah ada kesempatan buat aku.


Selalu ada kesempatan buat kamu dan tidak pernah ada kesempatan buat aku.

Hari pertama senang,bahagia dan hari-haripun diselimuti senyuman                                                     Hari kedua semakin bahagia dya berkunjung kediaman saya dan bercengkrama dengan sanak keluarga saya dirumah dan hari-hari berikutnya tesenyum,tertawa kecil,bercandaan kecil,romantisme salalu terjadi.
Tetapi disuatu hari saat saya melihat di situs media komunikasi dya,dya sangad akrab dengan pria-pria lain bahkan terkadang suka romantis kata-katanya dengan pria lain                                       disitulah saat-saat mulai saya kurang percaya dengan dya,saya kurang yakin dengan dya karena bahkan dya rela membohongi saya hanya demi pria-pria laen yang berada di situs media komunikasi tersebut dan saya denganya bertengkar,dya tidak merasakan betapa sakitnya hati saya,sedihnya hati saya dan dya meminta maaf dan meminta kesempatan untuk memperbaiki dirinya agar tidak mengulangi perbuatannya dan saya memberi kesempatan untuk dya.                  
Dan disuatu hari berikutnya saya menemani dya untuk mengerjakan tugas kuliahnya di restauran makanan cepat saji yg biasa saya dan dya datangi untuk makan atau sekedar nongkrong.dya mengerjakan tugasnya dan saya bermula hanya mengupdate program-program di hp saya dan saya melihat dya mengerjakan tugas kuliah sendiri dan tidak ada yang membantunya saya berniat untuk membantunya dan meringankan tugasnya tetapi dya menganggapnya saya hanya memperlambat pengerjaan tugasnya,hanya membuat merecokkan dya disaat ngerjain tugasnya.memang saya pria tidak berguna,pria bodoh,pria tolol,pria goblok yang tidak bisa berbuat apa-apa sehingga saya hanya menjadi budak/babu dya untuk dya pergi kemana saja,saya hanya pria babu/budak yang mempunyai tugas antar jemput dya dikala dy ingin bepergian.di restaurant itu kita berantem,saya meminta putus disaat itu dan dya tidak mau dya minta kesempatan lagi untuk memperbaiki sikapnya,dya meminta maaf tetapi saya dengan kerasnya meminta untuk tetap putus dan keesokan harinya dya mendatangi tempat tinggal saya sesambil menangis dengan membawa sebuah kotak berukuran sedang berbentuk bingkai foto dan didalam nya ada bingkai foto dan ada foto saya dan dya yg dya taro dibingkai tersebut dan ditengah-tengah foto tersebut ada kata-katanya yang dibuat untuk saya,dya memberi bingkai foto itu kepada saya bermaksud untuk memperbaiki hubungan saya denganya,bermaksud supaya saya untuk mengurungkan keputusan saya untuk memutuskan dya sebagai pasangannya,dya meminta kesempatan kembali kepada saya untuk memperbaiki sikapnya dan saya memberi kesempatan kembali kepadanya dan hari itu juga saya mengurungkan keputusan saya yg saya buat untuk memutuskan dya sebagai pasangan saya.
Dan disuatu hari kemudian lagi,saya ada masalah keluarga sehingga membuat saya harus pindah kampus sebelumnya saya dan dya satu kampus,satu tempat kuliah bedanya dya junior saya dan saya senior dya dan kita beda jurusan juga saya jurusan manajemen informatika dya jurusan akutansi.saat saya pindah kuliah,saya bilang ke dya “yang engga apa-apa kan kalo aku nyimpen no hp cewe,terus maen sama cewe biyar aku bisa nanya-nanya tugas kuliah,soal kuliah,terus biyar aku juga gampang buat ngerjain tugas-tugas kuliah kalo aku misalnya aku ada tugas biyar aku dapet ip bagus juga” terus dya jawab “iya engga apa-apa ko yang,asal kamu engga macem-macem,engga menyalahgunakan kepercayaan aku ke kamu” dan saya jawab lagi “iya yang makasih ya,aku engga akan menyalahgunakan kepercayaan kamu ko” disitu tidak ada masalah,disuatu hari saat dya melihat situs media komunikasi saya dya melihat chatingan saya dengan temen perempuan saya bernama dhede,disitu saya banyak ngobrol dan saya becanda2 dengan dya dengan menggunakan kata-kata “u*i sayang” dan memberi perhatian seperti menanyakan “sudah makan belom?” padahal saya dengan dya sedang becanda,itu hanya gurauan saya ke dya,sedangkan dya sudah mempuyai pasangan engga mungkin saya mendekati seorang perempuan yang sudah mempunyai pasangan,dan engga mungkin juga saya menduakan dya,tetapi dya mengangganya saya udah mengkhianati dya dan memutuskan saya,dya tidak bercermin atas sikapnya dya yang dulu yang suak romantis dengan pria laen,rela membohongi saya hanya untuk bisa berhubungan dengan pria laen.dan dya lupa dengan kesalahan-kesalahan dya yg dya perbuat dengan saya dan dya  tidak melihat kesempatan-kesempatan yang saya selalu beri ke dya sehingga saya tidak pantas mendapatkan kesempatan atas kesalahan saya kedya.
Dan dya selalu menganggap saya egois,keras kepala tetapi dya tidak pernah berpikir penyebab kenapa saya keras kepala dan egois kepada dya.
Satu hal kata-kata dya yang tidak pernah saya lupa saat saya meminta putus kepada dya “pliss jangan tinggalin aku,aku engga bisa jauh dari kamu,aku engga mau putus ama kamu,aku masih sayang banged ama kamu,pliss jangan tinggalin aku” dan ada lagi sebuah kata-kata yang dya ucapkan apabila saya meminta putus kepada dya “kamu engga bisa mutusin aku,kamu engga bisa ngambil keputusan sepihak seperti itu,aku sayang banged ama kamu,pliss kasih aku kesempatan sekali lagi untuk meperbaiki semuanya”               

Semoga kesempatan datang kepada saya,semoga saya bisa diberi kesempatan kepada dya untuk menjadi pria dewasa yang bisa menjaga dya,semoga saya diberi kesempatan untuk memperbaiki semua ini seperti halnya saya selalu memberi kesempatan kepadanya.

15/02/2011 s/d 19/05/2012                                                                                                                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.