Selalu ada kesempatan buat kamu dan
tidak pernah ada kesempatan buat aku.
Hari pertama senang,bahagia dan hari-haripun diselimuti
senyuman
Hari kedua semakin bahagia dya berkunjung kediaman saya dan bercengkrama
dengan sanak keluarga saya dirumah
dan hari-hari berikutnya tesenyum,tertawa kecil,bercandaan
kecil,romantisme salalu terjadi.
Tetapi disuatu hari saat saya melihat di situs media
komunikasi dya,dya sangad akrab dengan pria-pria lain bahkan terkadang suka
romantis kata-katanya dengan pria lain
disitulah saat-saat mulai saya kurang percaya dengan dya,saya kurang
yakin dengan dya karena bahkan dya rela membohongi saya hanya demi pria-pria
laen yang berada di situs media komunikasi tersebut dan saya denganya
bertengkar,dya tidak merasakan betapa sakitnya hati saya,sedihnya hati saya dan
dya meminta maaf dan meminta kesempatan untuk memperbaiki dirinya agar tidak
mengulangi perbuatannya dan saya memberi kesempatan untuk dya.
Dan disuatu hari berikutnya saya menemani dya untuk
mengerjakan tugas kuliahnya di restauran makanan cepat saji yg biasa saya dan
dya datangi untuk makan atau sekedar nongkrong.dya mengerjakan tugasnya dan
saya bermula hanya mengupdate program-program di hp saya dan saya melihat dya
mengerjakan tugas kuliah sendiri dan tidak ada yang membantunya saya berniat untuk
membantunya dan meringankan tugasnya tetapi dya menganggapnya saya hanya
memperlambat pengerjaan tugasnya,hanya membuat merecokkan dya disaat ngerjain
tugasnya.memang saya pria tidak berguna,pria bodoh,pria tolol,pria goblok yang
tidak bisa berbuat apa-apa sehingga saya hanya menjadi budak/babu dya untuk dya
pergi kemana saja,saya hanya pria babu/budak yang mempunyai tugas antar jemput
dya dikala dy ingin bepergian.di restaurant itu kita berantem,saya meminta
putus disaat itu dan dya tidak mau dya minta kesempatan lagi untuk memperbaiki
sikapnya,dya meminta maaf tetapi saya dengan kerasnya meminta untuk tetap putus
dan keesokan harinya dya mendatangi tempat tinggal saya sesambil menangis
dengan membawa sebuah kotak berukuran sedang berbentuk bingkai foto dan didalam
nya ada bingkai foto dan ada foto saya dan dya yg dya taro dibingkai tersebut
dan ditengah-tengah foto tersebut ada kata-katanya yang dibuat untuk saya,dya
memberi bingkai foto itu kepada saya bermaksud untuk memperbaiki hubungan saya
denganya,bermaksud supaya saya untuk mengurungkan keputusan saya untuk
memutuskan dya sebagai pasangannya,dya meminta kesempatan kembali kepada saya
untuk memperbaiki sikapnya dan saya memberi kesempatan kembali kepadanya dan
hari itu juga saya mengurungkan keputusan saya yg saya buat untuk memutuskan
dya sebagai pasangan saya.
Dan disuatu hari kemudian lagi,saya ada masalah keluarga
sehingga membuat saya harus pindah kampus sebelumnya saya dan dya satu
kampus,satu tempat kuliah bedanya dya junior saya dan saya senior dya dan kita
beda jurusan juga saya jurusan manajemen informatika dya jurusan akutansi.saat
saya pindah kuliah,saya bilang ke dya “yang engga apa-apa kan kalo aku nyimpen
no hp cewe,terus maen sama cewe biyar aku bisa nanya-nanya tugas kuliah,soal kuliah,terus
biyar aku juga gampang buat ngerjain tugas-tugas kuliah kalo aku misalnya aku
ada tugas biyar aku dapet ip bagus juga” terus dya jawab “iya engga apa-apa ko
yang,asal kamu engga macem-macem,engga menyalahgunakan kepercayaan aku ke kamu”
dan saya jawab lagi “iya yang makasih ya,aku engga akan menyalahgunakan
kepercayaan kamu ko” disitu tidak ada masalah,disuatu hari saat dya melihat
situs media komunikasi saya dya melihat chatingan saya dengan temen perempuan
saya bernama dhede,disitu saya banyak ngobrol dan saya becanda2 dengan dya
dengan menggunakan kata-kata “u*i sayang” dan memberi perhatian seperti
menanyakan “sudah makan belom?” padahal saya dengan dya sedang becanda,itu
hanya gurauan saya ke dya,sedangkan dya sudah mempuyai pasangan engga mungkin
saya mendekati seorang perempuan yang sudah mempunyai pasangan,dan engga
mungkin juga saya menduakan dya,tetapi dya mengangganya saya udah mengkhianati
dya dan memutuskan saya,dya tidak bercermin atas sikapnya dya yang dulu yang
suak romantis dengan pria laen,rela membohongi saya hanya untuk bisa
berhubungan dengan pria laen.dan dya lupa dengan kesalahan-kesalahan dya yg dya
perbuat dengan saya dan dya tidak
melihat kesempatan-kesempatan yang saya selalu beri ke dya sehingga saya tidak
pantas mendapatkan kesempatan atas kesalahan saya kedya.
Dan dya selalu menganggap saya egois,keras kepala tetapi dya
tidak pernah berpikir penyebab kenapa saya keras kepala dan egois kepada dya.
Satu hal kata-kata dya yang tidak pernah saya lupa saat saya
meminta putus kepada dya “pliss jangan tinggalin aku,aku engga bisa jauh dari
kamu,aku engga mau putus ama kamu,aku masih sayang banged ama kamu,pliss jangan
tinggalin aku” dan ada lagi sebuah kata-kata yang dya ucapkan apabila saya
meminta putus kepada dya “kamu engga bisa mutusin aku,kamu engga bisa ngambil
keputusan sepihak seperti itu,aku sayang banged ama kamu,pliss kasih aku
kesempatan sekali lagi untuk meperbaiki semuanya”
Semoga kesempatan datang kepada saya,semoga saya bisa diberi
kesempatan kepada dya untuk menjadi pria dewasa yang bisa menjaga dya,semoga
saya diberi kesempatan untuk memperbaiki semua ini seperti halnya saya selalu
memberi kesempatan kepadanya.
15/02/2011 s/d 19/05/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.